Jumat, 24 Januari 2014

Doa Bapa Kami... Interaktif

 Bapa kami yang ada di surga Ya??

Jangan menginterupsiku....aku sedang berdoa..... Tapi kau memanggilKU
memanggilMU? aku tidak memanggilMU. Aku sedang berdoa. Bapa kami yang ada di surga.........
Nah, kau melakukannya lagi. melakukan apa?
MemanggilKu. Kau berkata, "Bapa kami yang ada di surga..." Inilah Aku. Apa yang sedang kau pikirkan?

Tapi aku tidak bermaksud apa-apa dengan perkataan itu. aku hanya, yah.... hanya sedang mengatakan doaku untuk hari ini. Aku selalu mengucapkan Doa Bapa Kami. Doa itu membuatku merasa lega dan nyaman, sepertinya aku telah menyelesaikan tugasku.
Baiklah. Teruskan.
Dikuduskanlah NamaMu.
Tahan. Apa yang kau maksud dengan perkataan itu?
Perkataan apa?
perkataan "Dikuduskanlah NamaMu"
Artinya...........Artinya......... aku tidak tau apa artinya itu. Mengapa aku harus tahu? perkataan itu hanyalah bagian dari doa itu saja. Omong-omong, apa maksud dari perkataan itu?
Artinya.. "Mulia", "Kudus" "Luar Biasa"
Hey, masuk akal juga. Aku tidak pernah berpikir tentang apa artinya "Dikuduskanlah" sebelumnya. Datanglah kerajaanMu, jadilah kehendakMu di bumi seperti di Surga.
Apakah engkau bersungguh-sungguh?
ya, mengapa tidak?
apa yang akan kau lakukan untuk hal itu?
lakukan? tidak ada, kurasa. aku hanya berpikir bahwa dunia ini akan jadi damai jika Kau memegang kontrol/berkuasa atas semuanya di sini seperti yang Kau lakukan di atas sana.
Sudahkah Aku berkuasa atasmu?
hmmm, aku pergi ke gereja
itu bukanlah apa yang Aku tanyakan. Bagaimana dengan kebiasaanmu yang jelek yang kau punya? dan sifat suka marahmu? engkau sungguh-sungguh mempunyai masalah di sana, lo. Dan kemudian...caramu dalam menghabiskan uangmu....semuanya untuk dirimu sendiri. Dan bagaimana dengan jenis buku yang kau baca?
Berhentilah mengkritikku!! aku sama baiknya seperti orang-orang lain yang tidak terlalu fanatik yang ada di gereja.
Maafkan Aku. Kupikir engkau sedang berdoa supaya kehendakKU terjadi. Jika itu yang kau kehendaki untuk terjadi, maka semuanya itu haruslah dimulai oleh orang-orang yang berdoa untuk hal itu. Seperti engkau contohnya.
oh... baiklah!! kurasa aku memang mempunyai beberapa masalah. Sekarang ketika Kau menyebutkannya, aku mungkin dapat menyebutkan beberapa yang lain lagi.
Aku juga dapat.
aku belum memikirkan tentang hal-hal itu sampai sekarang, tapi aku benar-benar ingin lepas dari beberapa dari hal-hal jelek tersebut. aku ingin, kau tahu, aku ingin benar-benar bebas.
Bagus. sekarang kita sampai pada suatu poin. Kita akan bekerja bersama.....kau dan AKU. Beberapa peperangan dapat benar-benar dimenangkan. Aku bangga akan engkau.
Sebentar Tuhan, aku sungguh-sungguh harus menyelesaikan doa ini. Ini sudah menjadi lebih lama daripada yang biasanya........ berikan pada kami rejeki kami hari ini.....
Kamu perlu untuk bebas dari roti itu juga....kamu telah menjadi terlalu gemuk.......
Hey, tunggu sebentar!!! Apa ini "Hari pengkritikan Saya?" aku sekarang sedang mengerjakan tugas rohaniku, dan tiba-tiba Kau masuk dan mengingatkanku akan semua masalahku.
Berdoa adalah hal yang berbahaya. Kamu dapat mengubah banyak hal. itulah sebabnya Aku berusaha untuk mendekatimu. Kau memanggilku dan di sinilah AKU sekarang. Sudah terlambat untuk berhenti sekarang. Teruslah berdoa. Aku tertarik pada bagian selanjutnya dari doamu.... nah....teruskanlah......
Aku takut.
takut? akan apa?
aku tahu apa yang akan KAU katakan
coba dan lihatlah.
Ampunilah kami seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami.
Bagaimana dengan Mary ?
ya kan!!! aku tahu!!!!! aku tahu ENGKAU akan mengingatkanku akan dia!!! Dia telah mengatakan kebohongan-kebohongan tentang aku, mencurangi aku dalam hal uang, dia tidak pernah membayar kembali utang-utangnya kepadaku. aku bersumpah aku akan membalasnya.
Tapi doamu?.........bagaimana dengan doamu???
aku tidak bersungguh-sungguh dengan doaku.
yah....setidaknya engkau jujur. Tapi tidaklah menyenangkan mempunyai banyak kepahitan di dalam dirimu, kan?
Tidak, tapi aku akan merasa jauh lebih baik begitu aku bisa membalasnya. Aku telah membuat beberapa rencana untuk si Mary. Dia akan berharap dia tidak pernah menyakitiku dulu.
Kamu tidak akan merasa lebih baik. Kamu akan merasa tambah parah. pembalasan tidaklah manis. pikirkanlah betapa tidak bahagianya engkau sekarang. Tapi aku dapat mengubah itu semua.
KAU dapat? bagaimana?
Ampunilah Mary. Kemudian AKU akan mengampunimu. Lalu semua kebencian dan dosa akan menjadi masalah Mary dan bukan masalahmu.kau mungkin telah kehilangan uang, tapi engkau akan mamiliki hatimu.
tapi Tuhan, aku tidak dapat memaafkan Mary.
Kalau begitu AKU juga tidak dapat memaafkanmu.
oh.... KAU benar!!!! KAU selalu benar. dan lebih dari keinginanku untuk balas dendam kepada Mary, aku ingin bersamaMU...Baiklah!! Aku mengampuni dia. Tolonglah dia untuk menemukan jalan yang benar Tuhan. dia telah terikat begitu parah, ......sekarang aku baru memikirkannya. Bagaimanapun caranya, bagaimanapun jalannya, tunjukkan padanya jalan yang benar.
Nah, begitu!!! Bagaimana perasaanmu?
hmmmm....tidak buruk. lumayan juga.... bahkan sekarang aku merasa sangat senang. KAU tahu, aku tidak berpikir aku akan pergi tidur malam ini dengan gelisah untuk pertama kalinya sejak yang dapat kuingat. Mungkin aku tidak akan merasa begitu lelah mulai dari sekarang karena aku tidak istirahat dengan cukup.
kamu belum selesai dengan doamu. Teruskan.
oh... Baiklah.... dan jauhkanlah kami dari pencobaan tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat
Bagus...bagus....AKU akan melakukannya. hanya jangan kau tempatkan dirimu sendiri pada tempat di mana engkau akan dengan mudah dicobai.
apa yang KAU maksudkan Tuhan?
Barhentilah pergi ke tempat-tempat yang tidak baik, melihat acara tv dan film-film yang tidak sepatutnya dilihat, mendengarkan pembicaraan penuh dosa, pergi ke tempat-tempat dimana playboy dan playgirl dijual. Gantilah beberapa hubungan persahabatanmu. Beberapa dari mereka yang menyebut dirinya temanmu sudah mulai mempengaruhimu. mereka akan membuat kamu terlibat dalam hal-hal yang salah dan tidak baik segera. jangan tertipu. mereka selalu mengatakan mereka bersenang-senang dengan hal-hal tersebut, tapi bagimu itu adalah suatu kehancuran. Jangan menggunakanKU sebagai pintu keluar darurat.
aku tidak mengerti
tentu kau mengerti. Kau telah melakukannya banyak kali. saat kau terperangkap dalam situasi yang buruk, masalah yang berat, kamu lari kepadaku. "Tuhan, bantulah aku keluar dari kekacauan ini, dan aku berjanji aku tidak akan melakukannya lagi." Ingatkah kau akan beberapa penawaran yang kau coba buat denganKU?
ya, dan aku malu Tuhan. sungguh aku malu.
yang mana yang kamu ingat?
aku ingat, ketika wanita di sebelah rumah melihatku pergi ke bar di lingkungan ini.... aku telah mengatakan pada suamiku bahwa aku akan pergi ke toko, aku ingat mengatakan padaMU "Tuhan, jangan biarkan dia mengatakan pada suamiku ke mana aku pergi aku janji aku akan berada di gereja setiap hari minggu."
Dia tidak mengatakan apa-apa pada suamimu, tapi engkau tidak memenuhi janjimu, bukan?
ampuni aku Tuhan, aku benar-benar menyesal. Sampai sekarang aku berpikir jika aku berdoa dalam doa Bapa Kami setiap hari, maka aku bisa melakukan apapun yang aku mau, aku tidak mengharapkan apa-apa untuk terjadi sebagaimana mestinya hal itu terjadi.
teruskanlah. selesaikan doamu.
O ya..... karena ENGKAULAH yang empunya kerajaan, dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. AMEN.
Apakah kau tahu apa yang akan membawa kemuliaan padaKU? apa yang akan membuatKU sungguh-sungguh bahagia?
Tidak, tapi aku ingin tahu. Aku ingin menyenangkanMU. Aku telah dapat melihat kekacauan yang telah kubuat dalam hidupku, dan aku dapat melihat bagaimana menyenangkannya dan luar biasanya untuk menjadi salah satu dari pengikutMU yang sungguh-sungguh.
kau baru saja menjawab pertanyaannya.
benarkah?
ya. satu-satunya hal yang akan membuatKU bahagia adalah memiliki orang-orang seperti engkau yang sungguh-sungguh mencintaiKU. dan AKU bisa melihat apa yang sedang terjadi di antara kita. Sekarang... karena beberapa dosa-dosa lama ini sudah rungkap dan dihilangkan, ...... tidak ada perkataan yang dapat menjelaskan apa yang dapat kita lakukan berdua.
Tuhan, marilah lihat apa yang dapat kita buat dari aku, OK?
YA, MARI........

Don't Give Up

Berjuang Melawan Kanker

Kami tidak pernah menyangka ataupun siap menerima ketika harus menghadapi masalah ini. Dede (nama panggilan/kesayangan), anak kedua kami, yang periang, lucu, dan aktif, ternyata mengidap penyakit berbahaya dalam tubuhnya. Vonis dokter tentang penyakit Dede kami terima saat berumur 5 tahun, dan betapa hancur hati kami saat kami mendengarnya.
Kira-kira awal tahun 2006, kaki Dede sering sekali memar, kami berpikir bahwa itu disebabkan karena terbentur sesuatu. Memang Dede adalah anak yang tak bisa diam, aktif sekali. Maka, setiap kali dia memar kami beri dia Thrombopop gel. Namun belum satu memar hilang dari kakinya, sudah ada memar baru lagi. Di samping itu, setiap kali dia muntah, di mukanya akan muncul bintik-bintik merah seperti pembuluh darah yang pecah. Bintik merah itu muncul pertama kali pada saat dia pingsan karena tersedak makanan. Peristiwa itu terjadi satu minggu sebelum Natal 2004. Dia muntah dan ada potongan daging ayam yang menyangkut di lehernya dan tersedak. Mukanya membiru dan badannya telah lemas. Puji Tuhan, saya masih bisa memberikan pertolongan secepatnya meskipun dalam kepanikan yang amat sangat saat itu. Sejak saat itu setiap kali dia muntah muncul bintik-bintik merah lagi di muka atau badannya.
Setelah kami memeriksakan kondisi tersebut, dokter menyarankan agar Dede diperiksa darahnya. Dan hasil pemeriksaan mengejutkan kami karena menunjukkan bahwa ada kemungkinan Dede mengidap leukemia, namun untuk kepastiannya harus diperiksa sumsum tulang belakangnya. Kami masih tidak percaya dengan hasil itu sehingga kami berusaha mencari second dan third opinions. Semuanya mengatakan harus dilakukan biopsy, yaitu Dede harus di-test sumsum tulang belakangnya. Setelah berkonsultasi dengan dokter, akhirnya kami memutuskan untuk membawa Dede berobat ke Singapore. Pada saat itu trombositnya hanya 14.000 (normalnya adalah 150.000)! Dokter mengatakan untuk dijaga agar tidak kecapaian dan pendarahan, namun kami harus segera bawa dia ke Singapore. Hati kami galau dan stress, namun kami dikuatkan dengan dukungan teman-teman kami untuk segera membawanya ke Singapore.
Segera, Minggu 30 April 2006, kami berangkat ke Singapore tanpa ada perjanjian dengan dokter di Singapore. Saat itu, kami berkeyakinan bahwa Dede tidak sakit leukemia. Bahkan kami tidak memberitahu dia sehingga dia tidak tahu bahwa kepergian kami ke Singapore adalah untuk memeriksakan dia ke dokter. Dia masih sempat menanyakan kenapa kakaknya tidak ikut dan minta kakaknya nanti menyusul dia. Kami hanya mengatakan mau ke Singapore pergi ke dokter seperti biasa kalau dia sedang terkena flu atau sakit ringan.
Kami berdoa agar bisa bertemu dengan dokter yang bagus dan tepat untuk menangani sakit anak kami. Puji Tuhan, Tuhan mendengarkan doa kami. Prof. Tan, dokter kepala bagian haematology/oncology mau menerima kami meskipun tidak ada appointment sebelumnya. Beliaupun mengatakan bahwa Dede harus menjalani pemeriksaan sumsum tulang (Bone Marrow Aspiration-BMA), dan dirawat.
Hati dan mental yang telah kami siapkan, ternyata tak kuasa menahan kesedihan, setelah mendengar hasil BMA. Dokter memberitahukan bahwa Dede menderita leukemia jenis AML (Acute Myeloid Leukemia) - an aggressive leukemia, dan harus dirawat di Singapore paling tidak selama 6 bulan! Biaya pengobatannya pun sangat mahal, dan semua itu belum termasuk biaya transplantasi, jika diperlukan.
Tangis kami tak terbendung setelah dokter pergi meninggalkan kami. Saya masih sempat menguatkan istri saya untuk tetap berpegang kepada Yesus, iman kita jangan goyah, dan jangan menangis di depan anak kita. Dengan seluruh keyakinan, iman dan harapan kepada Kristus, akhirnya kami menguatkan diri dan hanya berserah diri seutuhnya kepada-Nya dan berjuang melalui cobaan ini.
Pada hari ketiga di rumah sakit Dede dioperasi kecil untuk ditanamkan port a-cath di dalam dada kanannya. Dengan port a-cath tersebut, pemberian obat, termasuk chemotherapy dan pengambilan darah bisa dilakukan. Obat tersebut akan langsung masuk ke jantung dan tidak beredar dulu ke tubuh, sehingga mengurangi penderitaan Dede, seperti kulit yang gosong akibat terbakar obat chemo, serta efek negatif lainnya.
Meskipun efek chemo seperti penurunan immune system, sehingga mudah terinfeksi kuman, demam, diare, maupun kerontokan rambut menyiksa Dede, namun ia tetap tegar dan semangat untuk sembuh, keceriaannya telah kembali, sebelumnya dia selalu menangis minta pulang dan hati kami rasanya teriris memdengarnya. Kami selalu memberi semangat kepada Dede untuk selalu beriman dan berserah total kepada Yesus, dan kami ceritakan kisah-kisah dari Kitab Suci terutama menjelang tidur.
Tuhan Yesus Cinta Kami
Setelah chemo yang pertama, yang ternyata memaksa kami untuk tinggal di rumah sakit selama satu bulan karena ada demam setelah chemo, Dede diizinkan pulang ke apartemen teman kami.
Ketika saya dan Dede tengah mengobrol berdua di ruang TV, tiba-tiba dia berjalan menuju lukisan Perjamuan Terakhir Yesus dengan murid-murid-Nya dan menyentuh gambar Yesus itu, dan lalu kembali kepada saya. Lalu dia berkata, "Papah, Dede sudah sembuh karena sudah sentuh jubah Yesus." Saya terkejut mendengarnya! Begitu besar iman dia, begitu besar harapan dia kepada Yesus. Memang saya pernah menceriterakan kepadanya cerita dari Kitab Suci di mana seorang perempuan yang sakit pendarahan namun memiliki iman yang besar dan berkata, "Asal bisa kujamah jubah-Nya saja maka aku akan sembuh". Dan ternyata cerita itu membekas di hatinya dan dia simpan cerita itu di hati dan dia mengimaninya. Maka saat dia melihat lukisan Yesus di ruang itu, dia sentuh Yesus! Luar biasa! Ternyata benar apa kata Tuhan kita, "Firman-Ku tak akan pernah kembali dengan sia-sia." Jadi janganlah kita bosan menyampaikan firman Tuhan, ceritakanlah kisah-kisah Injil kepada anak-anak kita.
Hal yang menyentuh hati juga terjadi saat kami mau pulang ke apartemen setelah selesai chemo yang ketiga. Saya ajak dia ke Gereja Novena. Kami berdoa di sana dan pada saat berjalan pulang saya tanya apa doanya. Diapun menjawab, "Dede minta supaya darah Dede diganti dengan darah Tuhan Yesus, biar Dede sembuh". Oh, my God, begitu indah doanya. Saya hampir tak percaya bahwa anak seumur dia dapat berdoa dengan begitu indahnya!
Hampir enam bulan kami menemani dia berobat di Singapore. Terkadang kami pun merasa lelah dengan beratnya beban ini. Kami merasa dihajar bertubi-tubi, tidak hanya fisik, finansial, mental, maupun rohani. Namun saya berusaha untuk tidak protes dan memohon kekuatan kepada-Nya.
Puji Syukur kepada Tuhan, Ia menjawab semua doa kami. Dari segi finansial Tuhan secara ajaib menyediakannya. Kami mendapatkan bantuan dari berbagai pihak dan mobil Stream kami pun terjual dengan harga yang cukup fair. Tuhan memberikan kami teman-teman yang luar biasa yang senantiasa mendoakan kami sehingga memberikan kekuatan kepada kami untuk menjalani semuanya ini. Mukjizat pun banyak terjadi untuk Dede. Sel leukemia yang awalnya 54%, dapat turun secara drastis menjadi 3% dari treatment chemo yang pertama! Luar biasa! Lalu turun lagi menjadi 1% dan terakhir 0%. Kami bersyukur, Dede tidak perlu sampai harus ditransplantasi sumsum tulangnya. Cukup dengan 4 kali chemo, ia sudah boleh pulang ke Indonesia, namun ia tetap harus rutin check up. Dan dia bisa melanjutkan sekolahnya lagi di TK semester II-nya.
Cobaan Itu Masih Ada
Liburan telah tiba! kedua anak kami, Dede dan kakaknya mendapatkan nilai rapor yang cukup baik, dan hadiah liburan kami sesuaikan dengan jadwal check-up Dede.
Setiap bulan kami selalu memonitor kondisi darah Dede, dan bulan Mei lalu (sebelum liburan) hasil test darah menunjukkan hasil yang bagus, semua komponen darah ada di standard range. Tapi betapa terkejutnya kami, ketika Prof. Tan mengatakan kepada kami kalau Dede mengalami relapse. Ada blast cell lagi di darahnya sebanyak 44%, dan trombositnya hanya 93.000. Bagaimana mungkin, bulan lalu hasil test darahnya masih ok? Apa yang menyebabkan relapse? "No one knows, that"s cancer. Difficult to predict." Prof. Tan menjelaskan dan kali ini harus ditransplantasi! Kami benar-benar shock kembali dan tak percaya! "Oh, Tuhan, mengapa ini harus terjadi lagi? Berlebihankah permintaan kami apabila kami mohon Dede sehat selamanya? Terlalu mulukkah? Tuhan berapa lama kami harus di jalan ini? Oh, Tuhan kuatkanlah kami semua untuk menghadapi ini kembali. Buatlah kami mengerti akan kehendak-Mu." Pergumulan berkecamuk di hati kami dan kami berjuang berat antara protes, bingung, dan mencoba berpasrah diri ... sampai akhirnya kami mencoba untuk berserah kepada Yesus, apapun yang terjadi Dia tahu yang terbaik untuk kami. Kami masih tetap berharap dan berdoa bahwa hasil pemeriksaan darah yang kemarin adalah salah dan BMA akan menunjukkan hasil yang berbeda.
Sementara menunggu hasil BMA kami diizinkan untuk pulang Indonesia terlebih dahulu. Kami pun sempat mencari alternatif tempat pengobatan untuk Dede di rumah sakit Amsterdam, Belanda, karena dulu teman kami di Amsterdam mempunyai anak juga leukemia tetapi tidak perlu ditransplantasi. Namun dengan beberapa pertimbangan (biaya, jarak dan ternyata prosedur transfer medisnya tidak mudah, dll), akhirnya kami mengambil keputusan untuk tetap membawa kembali Dede ke Singapore. Melihat kami begitu sibuknya, dia menanyakan kepada kami, "Kenapa Pah, emang Dede sakit lagi? Dede khan udah sembuh!" Kami begitu trenyuh dan kami pun menjelaskan kepadanya dengan hati-hati." Dan kami berpesan kepadanya untuk "Never Give Up!"
Sebelum berangkat kami meminta pastur untuk memberikan sakramen pengurapan orang sakit untuk kesembuhan dan kekuatannya dalam menghadapi cobaan ini.
Tuhan Yesus Luar Biasa!
Sejak Dede dinyatakan relapse, rumah sakit Singapore telah melakukan pencarian donor yang cocok untuk Dede. Pertama kami mendapatkan berita bahwa ada stem cell yang berasal dari plasenta, meskipun tidak 100% cocok namun masih bisa diterima. Kami berdoa kepada Tuhan Yesus untuk bisa mendapatkan donor yang 100% cocok untuknya karena tidaklah mudah untuk mendapatkan donor yang 100% cocok (menurut statistik peluang untuk mendapatkan donor yang cocok adalah1:100.000). Dan Tuhan Yesus menjawab, tidak hanya 1 donor sumsum tulang belakang (bukan stem cell plasenta) yang cocok namun Yesus memberikan 4 donor cocok! Luar biasa!
Kami selalu memberi semangat kepada Dede untuk tidak menyerah, dan setiap malam kami menina-bobokan dengan lagu "Don"t Give Up" dari Josh Groban, dan lagu itu menjadi favoritnya.
Satu keajaiban lagi terjadi, saat donor ditanya kapan dia siap untuk mendonorkan sumsum tulang belakangnya, pendonor menjawab 17 Oktober, tepat ulang tahun Dede! Sehingga tepat saat Dede merayakan ulang tahun yang ke tujuh di ruang isolasi untuk transplantasi, pendonor sumsum tulang belakang tersebut mendonorkan sumsumnya di sebuah rumah sakit di Amerika. Meskipun harus melewati ulang tahun di ruang BMT yang hanya ditemani oleh saya, karena mama dan kakaknya tidak diijinkan masuk ke ruang isolasi, karena hanya 1 orang yang diijinkan menemaninya dan tidak boleh keluar dari ruang tersebut selama 40 hari! dan dibatasi oleh double pintu kaca, namun Dede terlihat amat bahagia.
Tanggal 19 Oktober 2007, adalah "the big day" bagi kami semua, Dede menerima sumsum tulang belakang dari donor. Dia menerima semuanya dengan kepasrahan yang besar dan kami (dan teman-teman lingkungan kami di rumah kami) berdoa tak putus-putusnya untuknya. Transplantasi itu mulai dari tengah hari sampai sore hari dan tiap saat dimonitor terus.
Setelah menjalani transplantasi, Dede masih harus menjalani beberapa test darah. Hampir tiap hari harus ditransfusi darah merah dan trombosit karena berkurang terus sebagai proses dari transplantasi ini. Namun pada hari D+16 mulai terlihat adanya peningkatan (engravement), artinya sumsum dari donor mulai menunjukkan hasil dan menggantikan sumsum yang lama! 40 hari lamanya kami di ruang isolasi, sama sekali tidak boleh keluar untuk menghindari infeksi dan ruangan tersebut juga didisain dengan one way flow untuk arah udaranya sehingga kuman tidak bisa masuk ke ruang tersebut, begitu juga air dan udaranya yang masuk disterilkan terlebih dahulu.
Dan pada hari ke 40 (D+28) kami diizinkan keluar dari ruang tersebut dan kembali ke apartemen. Sebelum keluar dilakukan test BMA dan VNTR untuk mengetahui berapa persen sumsum dari donor telah menggantikan sumsumnya. Saya katakan kepadanya, "Dede, kamu seperti Tuhan Yesus yang berpuasa dan menyendiri selama 40 hari sebelum Dia berkarya, jadi Dede akan berkarya (bersaksi) seperti Yesus juga dan kamu telah lahir kembali dengan darah Tuhan Yesus di dalam badanmu."
Syukur kepada Allah! Hasil test menunjukkan 100% sumsum donor telah mengantikan sumsum tulang Dede. Puji Tuhan! Terima kasih ya Yesus, Engkau begitu baik kepada kami!
Pasca transplantasi masih ada treatment sampai akhirnya pada tanggal 24 Februari kami diijinkan pulang ke Indonesia. Bulan Maret Dede kembali ke Singapore, untuk check-up. Ia ditemani oleh mamanya dan hasilnya menunjukkan hasil yang bagus.
Tidak lama setelah kembali ke Indonesia, Dede pernah mengeluh sakit perut. Kami membawanya ke dokter namun tidak ada perubahan. Maka segera istri saya (karena paspor saya harus diperpanjang) membawanya berobat ke Singapore. Esok harinya di rumah sakit Dede sempat kejang-kejang! Oh, Tuhan! Kami tidak tahu apa penyebabnya, karena menahan sakit perutnya atau ada sesuatu di sistem syarafnya. Istriku yang biasanya tabah sampai tidak tega untuk melihatnya dan hampir putus asa. Dokter pun menscan otaknya dan perutnya, dan hasilnya tidak menunjukkan adanya masalah. Namun ternyata pada hari itu juga muncul bintik-bintik merah seperti cacar air. Ternyata dia kena cacar air, mungkin sakit perutnya karena ada virus cacar air di situ.
Saya bertanya kepadanya, bagaimana rasanya waktu dia kejang. Dede bercerita bahwa dia melihat Tuhan Yesus bersama dengan 11 murid-Nya (bukan 12) datang kepadanya dan Tuhan Yesus memegang kepalanya dan berkata, "Sembuhlah engkau!". Oh, Tuhan! Sungguh luar biasa pengalaman dia. Tuhan sendiri yang menyembuhkan anakku Dede! Lalu saya tanya lagi, "Pada saat Dede lihat Tuhan Yesus jelas atau seperti banyak awan/kabut?" "Banyak awan", jawabnya.
Sepuluh hari menjalani perawatan, tanggal 24 April 2008, kami pun akhirnya kembali ke Indonesia. Ketika sampai di bandara, kami dijemput oleh teman kami, DAAI TV, dan Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia. Yayasan kemanusiaan tersebut telah ikut membantu biaya pengobatan Dede. Karya mereka benar-benar nyata, membantu dengan ringan tangan, dan bukan atas nama agama, namun betul-betul karena dasar kemanusiaan.
Mereka menyambut kami di bandara. Tidak hanya itu, mereka juga melakukan interview kepada Dede. Dan ketika ditanya cita-citanya, Dede menjawab. "Mau menjadi Romo." "Mengapa mau jadi Romo?", tanya mereka. "Biar dekat sama Tuhan." Jawabnya.
Kini telah lewat dari satu tahun setelah transplantasi dan dia semakin baik kondisinya dan bisa mengikuti sekolahnya lagi meskipun harus mengulang di kelas 1 karena dianggapnya cuti 1 tahun sewaktu dia sakit. Kami, sebagai orangtuanya banyak belajar dari dia karena imannya begitu besar kepada Yesus!
Banyak sekali pelajaran iman yang kami petik dari peristiwa ini. Kami semakin dikuatkan, iman kami ditumbuhkan dan kami bisa lebih menyerahkan segalanya kepada kehendak-Nya. Sebelum kejadian ini banyak doa kami yang tidak terkabulkan, tetapi kini Tuhan mendengarkan dan mengabulkan doa-doa kami.
Kami berdoa dengan iman dan pengharapan yang besar kepada-Nya dan tak lupa kami pun berpuasa, seperti yang dikatakan Yesus dalam Mat 17:19-21. Kemudian murid-murid Yesus datang dan ketika mereka sendirian dengan Dia, bertanyalah mereka: "Mengapa kami tidak dapat mengusir setan itu? Ia berkata kepada mereka: "Karena kamu kurang percaya. Sebab Aku berkata kepadamu: "Sesungguhnya sekiranya kamu mempunyai iman sebesar biji sesawi saja kamu dapat berkata kepada gunung ini: Pindah dari tempat ini ke sana – maka gunung ini akan pindah, dan takkan ada yang mustahil bagimu (Jenis ini tidak dapat diusir kecuali dengan berdoa dan berpuasa)".
Jadi jika kita menghadapi masalah yang demikian berat, berdoalah dengan penuh iman dan ucapan syukur dan berpuasalah, dan terlebih dahulu mengaku dosa agar karya dan berkat Tuhan dapat bekerja pada diri kita tanpa halangan dan sandungan dosa yang ada dalam diri dan jiwa kita.
Kami percaya sakit leukemia Dede adalah untuk kemuliaan nama-Nya, seperti dikatakan di Yoh. 9:1-3 Waktu Yesus sedang lewat, Ia melihat seorang yang buta sejak lahirnya. Murid-murid-Nya bertanya kepada-Nya: "Rabi, siapakah yang berbuat dosa, orang ini sendiri atau orangtuanya, sehingga ia dilahirkan buta?" Jawab Yesus: "Bukan dia dan bukan juga orangtuanya, tetapi karena pekerjaan-pekerjaan Allah harus dinyatakan di dalam dia."
Jika kita berdoa dengan iman, bukan hanya di bibir, pasti doa itu didengarkan dan dikabulkan Tuhan karena Yesus yang bersabda sendiri:
Mat 7:7-8, "Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu. Karena setiap orang yang meminta, menerima dan setiap orang yang mencari, mendapat dan setiap orang yang mengetok, baginya pintu dibukakan."
Mat 21:22, "Dan apa saja yang kamu minta dalam doa dengan penuh kepercayaan, kamu akan menerimanya."
Yak 1:6, "Hendaklah ia memintanya dalam iman, dan sama sekali jangan bimbang, sebab orang yang bimbang sama dengan gelombang laut, yang diombang-ambingkan kian kemari oleh angin."
Yoh 15:7, "Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya."
Yoh 16:23-24, "Dan pada hari itu kamu tidak akan menanyakan apa-apa kepada-Ku. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya segala sesuatu yang kamu minta kepada Bapa, akan diberikan-Nya kepadamu dalam Nama-Ku. Sampai sekarang kamu belum meminta sesuatupun dalam nama-Ku. Mintalah maka kamu akan menerima, supaya penuhlah sukacitamu."
Mrk 11:24, "Karena itu Aku berkata kepadamu: apa saja yang kamu minta dan doakan, percayalah bahwa kamu telah menerimanya, maka hal itu akan diberikan kepadamu."
Mat 18:19-20, "Dan lagi Aku berkata kepadamu: Jika dua orang darimu di dunia ini sepakat meminta apapun juga, permintaan mereka itu akan dikabulkan oleh Bapa-Ku yang di sorga. Sebab dimana dua atau tiga orang berkumpul dalam Nama-Ku, di situ Aku ada di tengah-tengah mereka."
Dalam menghadapi cobaan ini kami selalu berpegang pada Fil 4:13 "Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku , sehingga kami bisa berjalan tegak bersama Yesus selalu.
Dan kami percaya dengan sabda dan janji Yesus karena Ia-pun bersabda "Langit dan bumi akan berlalu, tetapi perkataan-Ku tidak akan berlalu (Mrk 13:31)".
Kita punya Allah yang ajaib, Allah Tritunggal yang Mahabaik dan Maha Kuasa. Penyakit leukemia adalah masalah kecil bagi-Nya, dan tak dapat dibandingkan dengan kuasa-Nya dan Kasih-Nya kepada kita. Alleluya, Puji Tuhan di tempat yang Maha tingi, selamanya!

Doa Syafaat dan Strategi Peperangan Rohani


Penulis : Bambang Wiyono
Salah satu kehidupan orang Kristen yang lain dari pada yang lain Saudara yang terkasih dalam Tuhan Yesus Kristus, Apa pentingnya DOA SYAFAAT DAN STRATEGI PEPERANGAN ROHANI ? ini adalah salah satu PR buat murid-murid-Nya.
Doa:
-dapat menghancurkan pekerjaan setan
-mencari yang terhilang, memenangkan jiwa bagi Kristus.
Berdoa adalah usaha manusia membangun dirinya dihadapan Tuhan, banyak aturan ditawarkan oleh teolog,ujung2nya ke Amsal 16:25, anak2Nya harus bisa DOA BERSAMA ROH KUDUS!, Bagaiman caranya?
Praise & Worship
" Konser Doa / Praise & Worship adalah gabungan pujian dan penyembahan dalam roh jiwa dan terus mengalir menurut tuntunan Roh Kudus sampai masuk Ruang Maha Kudus dan yang sampai menghasilkan doa doa yang profetik dan doa doa yang menjamah hati Tuhan "
Umat Kristen harus BERIBADAH / berkebaktian seperti cara yang ditulis dalam Alkitab yaitu seperti gereja mula-mula, acuannya sytem Tabernakel dalam Perjanjian Lama, dengan memperhatikan ucapan Tuhan Yesus Kristus : tiga hari bait Allah akan runtuh berarti sejak peristiwa kematian & kebangkitNya , manusia berubah persepsinya tentang alamat Tuhan, dulu Tuhan di kemah suci, di bait Allah Salomo, ( NON Kristen : dilangit, ) sejak 2000 tahun yang lalu alamat Tuhan ada dalam tubuh orang percaya, karena itu manusia percaya bisa komunikasi langsung dengan Allah melalui jalan pikiran, kalau roh / jiwa ( hati nurani ) sudah bersih dan bebas dari belenggu iblis dengan bimbingan Roh Kudus, dalam arti manusia percaya harus mengalami TRANSFORMASI secara sempurna.
Bagaimana caranya menurut pikiran Allah dalam Alkitab? -----Apa itu kehendak Tuhan? Mengapa baptisan sangat penting dalam proses TRANSFORMASI? Apa kendala2 / hal2 yang bisa menghambat proses TRANSFORMASI? ini sangat penting untuk mengantarkan saudara2 kita yang ingin jadi orang Kristen, sebab apa ? sebab untuk jadi orang Kristen itu perlu mengalami proses SUPRA NATURAL, ( II Kor 5:7 ) lain dengan orang beragama non Kristen lainnya, hafal ayat2 kitab sucinya, pakai jubah putih, jubah hitam, mulut komat kamit waktu berdoa, tetapi tidak ketemu pikiran Allah malah bisa ngomong2 sama setan, maaf ini nyata, bukan menghakimi , saya pernah mengalami sendiri.
DIMENSI PEPERANGAN ROHANI
Tingkat Dasar:
Mengusir setan dan menyembuhkan yang sakit, serta menguatkan orang lemah;
Tingkat Okultisme:
Melakukan peperangan terhadap sesuatu yang menghalangi pekerjaan Tuhan, seperti dukun, new age, orang yang membacakan mantera ( penenung) dan pemujaan setan;
Tingkat Stategi:
Mengikat dan mengusir roh jahat / setan yang menguasai suatu daerah tertentu, termasuk di internet, ( Mat 11:12 ) dalam nama Tuhan Yesus Kristus.
STRATEGI PEPERANGAN ROHANI :
A. Pikiran dan hati Kita harus berjuang melawan iblis :
Pada waktu kita masih hidup dan masih terikat dengan kutuk hukum Taurat, (belum mengalami TRANSFORMASI total) maka manusia jasmani dan manusia rohani kita terus berperang dalam pikiran dan hati kita , seperti yang ditulis dalam Rm7:14-25 yaitu coflict batin, kalau iblisnya menang ? orang itu meninggalkan Kristus, kembali keagama semula, atau mungkin bisa saja bunuh diri karean str4ess berat.
Tuhan menyuruh umatNya membunuh 7 suku menjelang mereka masuk Tanah Kanaan (Kis 13:13) ini artinya adalah : semua dosa yang ada dalam diri manusia, harus kita perangi, kita lawan, perbuatan2 iblis (I Yoh 3:8) macam apa ? I Kor 8:7-12 : menyembah berhala, I Tim 4:2 keras hati, Tit:1-15 kenajisan Ibr 10:22 jahat.
Solusi melawannya: sadarlah (I Pet 5:8) lawanlah dengan iman yang teguh (I Pet 5:9) tunduk kepada Allah (Ef 1:13-14) buang kuk perhambaan (Gal 5:1) bangkitkan semangat bertempur, jangan padamkan Roh (Yos 18:3)
B. Jangan Jadi Medium (Okultisme)
Paranormal, dukun, pesihir dll. Adalah manusia2 yang menjalin hubungan erat dengan kelompok iblis, mereka minta kaya dan power dari iblis, mereka akhir hayatnya tidak ada yang mati dengan sempurna, pasti mati secara tragis ditangan iblis.sebab mereka terikat dengan iblis, kalau mereka ingkar janji dengan iblis, iblis nagih janji, dia bisa gila atau mati bunuh diri
Manusia yang memilih dirinya dimasuki setan seperti jadi dukun, peramal, ahli sihir dsb.matinya pasti tragis.
Solusinya : cari hamba Tuhan, minta dan lakukan doa pelepasan!
Sasaran Utama peperangan rohani :
Sejak tampilnya Yohanes Pembaptis hingga sekarang, Kerajaan Surga diserong dan orang yang menyerongnya mencoba menguasainya
(Mat 11:12)
Siapa golongan ini? menurut Alkitab adalah kelompok Gereja Super dan golongan anti Kristus (pemahamannya di Kitab Wahyu) .
Kita tidak boleh sendirian, harus militan, terorganisir, harus punya disiplin tinggi layaknya militer dimedan pertempuran.
Langkah Pertama :
survey / menyelidiki medan perang, pelajari adat istiadat, suatu budaya suku2 bangsa dan lain2
Langkah Kedua :
Buat Peta Rohani.

Bilangan 13 : 17 20, "Maka Musa menyuruh mereka untuk mengintai tanah Kanaan, katanya kepada mereka: "Pergilah dari sini ketanah Negep dan naiklah ke pegunungan. Dan amat amatilah bagaimana keadaan negeri itu, apakah bangsa yang mendiaminya kuat atau lemah, apakah mereka sedikit atau banyak : dan bagaimana negeri yang didiaminya : apakah baik atau buruk, bagaimana kota yang didiaminya, apakah mereka diam ditempat yang terbuka atau ditempat tempat yang berkubu, dan bagaimana tanah itu, apakah gemuk atau kurus, apakah disana ada pohon pohon atau tidak. Tabahkanlah hatimu dan bawalah sadikit dari hasil negeri itu. Waktu itu ialah musim hulu hasil anggur."
Teks ini menjelaskan apa yang dilakukan Musa sebelum umat Israel masuk untuk menguasai tanah kanaan. Ia menyuruh anak buahnya untuk menyelidiki keadaan tanah Kanaan dari jarak yang dekat. Berapa banyak orang yang tinggal di tanah itu? Apakah penduduknya kuat atau lemah apa keunikan kota masing masing? yang ditanam sayur sayuran atau pohon pohonan macam apa? bagaimana bentuk Geografi tanah Kanaan..?
Tindakan iblis semakin hari semakin bertambah licik dan berubah terus. Inilah realita pada akhir zaman ini, Menembak/ menghancurkan kuasa / karya iblis perlu senjata yang ampuh, dan harus jelas sasarannya.
Daerah
Musa mengintai tanah Kanaan untuk menyelidiki keadaan tanah perjanjian itu. Anak anak Allah yang penuh Roh Kudus otomatis memberitakan injil keseluruh dunia, dan daerahnya sangat luas, meliputi daerah seluruh dunia yang belum terjangkau oleh Injil Kristus, Dia berjanji mendampingi terus sampai akhir jaman (Mat 28:19-20) Saat ini daerah jendela 10-40 yang perlu jadi sasaran doa syafat kita.
Di dunia maya : INTERNET
Kita perlu tahu situs / website mana yang anti Kristus? kalau di yahoo groups group mana yang menyesatkan umatNya? Dan siapa yang tergolong "teolog Ampiang " buat daftar dan doakan dalam team doa syafaat.
Pada abad ke 21 banyak orang yang berkumpul di kota kota, ahli masa depan (futurolog) berkata bahwa 80 % seluruh penduduk kota di dunia ini akan tinggal di kota. Kota kota dibangun oleh Allah supaya dikota secara efektif banyak orang menerima Tuhan dan membangun kultur Allah. Tetapi kebanyakan kota menjadi kota yang menjatuhkan orang orang sehingga menjadi kota percabulan, kota yang menghancurkan dan kota yang dikuasi oleh Iblis. Akan tetapi kita diberi tugas untuk memulihkan kota diseluruh dunia ini dan menjadikan kota kota Allah yang memuliakan Allah sama seperti Yerusalem yang disebut kota Allah. Jadi kita mendoakan kota kota dengan cara berdoa syafaat. Kalau kita mendoakan sebuah kota melalui peta rohani bagi kota itu maka kita akan mengalami kemenangan yang sempurna.
Setiap kota, pulau punya ciri2 khas kuasa kegelapannya, kita harus tahu itu.
Bangsa
Didalam sejarah dunia kita sudah banyak melihat bangsa komunis tertutup dari berkat Allah. Bangsa yang tertinggal sebagai bangsa yang komunis murni adalah Korea Utara yang mengalami kelaparan dan kemiskinan dan kelaparan secara luar biasa, mengapa Rusia diruntuhkan walaupun Rusia memiliki sumber daya alam yang berlimpah limpah dan jumlah penduduk yang banyak? karena bangsa itu tidak mengakui realitas keberadaan Allah
Tanpa berkat Allah manusia tidak dapat menggunakan sumber daya alam dengan baik. Walaupun tersedia banyak, tetapi manusia menggunakan untuk kehancuran diri sendiri, sebaliknya ketika sebuah bangsa diberkati, bangsa itu dapat menikmati kelimpahan dan kekayaan walaupun ia memiliki sedikit sumber daya alam dan sedikit jumlah penduduknya. Dengan demikian kita perlu mendoakan sebuah bangsa supaya ia mempunyai hubungan yang baik dengan Tuhan. Kita juga perlu mendoakan supaya perbuatan kuasa gelap yang menghalangi hubungan baik dengan Allah dihancurkan. Di tahun2 mendatang bangsa Indonesia akan menuai Halliloyah, itu pasti.
Benua
Peperangan rohani bukanlah peperangan sendiri. Tetapi peperangan bagi umat Allah untuk memuliakan dan menyenangkan Allah. Sehingga mereka tidak terhalangi dalam menikmati berkat Allah melalui orang orang yang penuh suka cita dan damai sejahtera dan memuliakan nama Allah. Supaya hal itu terjadi, kita memerluka strategi doa dan peta rohani bagi daerah bangsa dan benua.
Kita melihat pemindahan pusat ekonomi dunia dari Eropa ke Inggris, kemudian ke Amerika Serikat. Mengapa hal itu terjadi? karena hal itu terkait dengan berkat Allah yang pindah bersama dengan kepindahannya umat Allah. Eropa diberkati oleh Allah karena kehadiran orang orang yang percaya kepada Tuhan. Begitu juga Amerika diberkati karena orang percaya pindah dari Inggris ke Amerika Serikat. Pada zaman sekarang banyak gereja yang besar dibangun dibenua Asia sehingga berkat Allah dicurahkan ke benua Asia. Ahli ahli ekonomi juga berkata bahwa zaman ini adalah zaman ekonomi benua Asia.
Seluruh Dunia
Doa Syafaat melalui peta rohani menolong kita mengerti pekerjaan Allah yang terjadi diseluruh dunia, sehingga kita dapat mendoakan seluruh dunia dengan jelas. Perhatian Allah mengubahkan seluruh bangsa dan dunia, juga menyertai orang yang percaya yang melayani Allah dengan baik.
Dimanapun kita berada, di daerah, bangsa atau benua, harus diberkati oleh Karena pendoa syafaat. Supaya berkat Allah dicurahkan kita harus menyelidiki apa yang menghalangi para penduduk untuk percaya dan melayani Tuhan. Ketika lebih banyak orang berdoa bersama sama maka tembok kuasa gelap diruntuhkan sehingga kota kota dan bangsa bangsa serta benua benua akan diberkati dan diubahkan, kita harus percaya bahwa berkat dan kasih karunia serta pekerjaan Allah dicurahkan oleh karena para pendoa yang mendoakan daerahnya.
Langkah Ketiga :
Serang terus menerus tidak boleh berhenti! Sepanjang hari 24 jam, sepanjang tahun sampai Tuhan Yesus datang kembali!
Ketika pendoa syafaat mendoakan sebuah daerah secara rinci, mereka pasti menemukan suatu daerah yang tidak benar dihadapan Allah.(seperti daerah pelacuran, daerah dimana banyak paranormalnya, daerah macam2 kejahatan ) Kita perlu bertanya kepada Tuhan didalam doa untuk mengerti bagaimana roh jahat menguasai daerah itu dan bagaimana kuasa roh jahat dihancurkan secara tragis. Tuhan akan memberitahukan cara yang tepat bagaimana kita mendoakan keluarga kita, masyarakat dan gereja di dalam peperangan rohani. Kita tidak dapat menghancurkan kuasa roh jahat dengan suatu doa yang meminta berkat saja. Didalam peperangan rohani, selain mengancurkan kuasa roh jahat, kita perlu berdoa secara rinci supaya kerajaan sorga dinyatakan dikota atau masyarakat. Untuk doa ini kita perlu mengetahui sejarah kota atau daerah itu. Misalnya didalam sejarah didaerah tertentu. Nenek moyangnya bermusuhan satu dengan yang lain atau mempunyai hubungan yang tidak baik. Sesudah masalah daerah diperiksa. Kita perlu tahu apakah ada perjanjian dengan roh jahat didaerah ini. Kita putuskan perjanjian itu dalam nama Yesus. Kita juga mengakui dosa yang dilakukan penduduk di daerah itu dan meminta belas kasihan Tuhan turun diatas daerah itu.
Kita perlu memutuskan segala ikatan atau pengaruh kuasa kegelapan yang mengganggu kehidupan rohani kita dalam nama Tuhan Yesus Kristus . Kita perlu berdoa dengan doa peperangan rohani kalau ada hal hal yang terikat dengan budaya, sosial, pendidikan yang mengganggu orang orang untuk bisa bertobat.
Kita perlu memelihara diri kita sendiri, jangan sampai ada kesempatan Iblis untuk memecahkan hubungan kita dengan Allah. Melalui peta rohani kita menyelesaikan masalah rohani kita sebelum kita diserang sehingga kita menikmati persekutuan dengan Allah secara berlimpah limpah. Apalagi jika kita mendoakan orang lain sebagai pendoa syafaat sehingga kita senantiasa menikmati kehidupan yang berkemenangan didalam Tuhan. Kita dapat melihat mezbah penyembahan berhala dan perdukunan didaerah atau dikota kita. Kebanyakan tempat itu adalah miskin dan kotor sehingga tempat itu digunakan sebagai tempat percabulan. Tempat untuk minum minuman keras dan tempat kemerosotan moralitas. Kebanyakan tempat semacam itu tembok kuasa kegelapan mulai diwujudkan.
Kita tidak mau tempat semacam itu berada didekat lingkungan kita. Karena kuasa kegelapan dapat menipu kita secara licik sehingga hubungan kita yang sempurna dengan Allah dihancurkan yang akhirnya menjauhkan kita dari Allah. Kita harus peka dalam pengetahuan rohani terhadap hal hal yang seperti itu dan berdoa untuk menghancurkan kuasa kegelapan.

Pendoa Syafaat

Penulis : Daniel Alamsjah
Biasanya pendoa-pendoa syafaat sering dilupakan oleh orang dalam suatu kegiatan kerohanian, karena perannya dibelakang layar dan sering tugas yang satu ini dilupakan orang, padahal pendoa syafaat memegang andil besar dalam keberhasilan suatu kegerakan atau misi yang akan dijalankan, misalkan dalam suatu penginjilan daerah baru, pendoa syafaat diumpamakan dalam medan perang adalah spion-spion yang diterjunkan kedaerah musuh untuk lebih dahulu menguasai permedanan lawannya, dia menguasai dan menyerang daerah lawan, berada di tengah-tengah musuh, penghubung dengan Panglimanya untuk menguasai daerah musuh dan sekaligus menjadi pendamai.
Pendoa Syafaat adalah Kawan Sekerja Allah, Tuhan ingin bekerja sama dengan kita untuk mencapai tujuannya agar setiap manusia dapat diselamatkan! Oh betapa luar biasa Tuhan kita!, kita dianggapnya sebagai mitra kerjaNya, Dia tidak memandang kita berlatar belakang berpendidikan atau tidak, Dia hanya melihat hati dan kerinduan kita, apakah kita mengasihi Dia yang telah berkorban utk kita? dan Tuhan berkata . Dan barang siapa mengasihi Aku, ia akan dikasihi oleh Bapa-KU dan AKU pun akan mengasihi dia dan akan menyatakan diriKU kepadanya (Yohanes 14 : 21b), pertanyaannya sekarang apakah kita mengasihi Dia? Kalau jawaban Saudara ya turutilah perintahNya (Yohanes 14: 15), dan Tuhan pasti akan menyatakan diriNya dalam kehidupan Saudara dan memberikan hati yang mengasihi orang lain, baik untuk didoakan agar orang yang didoakan itu diselamatkan, dan kita diperintahkan juga untuk berdoa tak putus-putusnya bagi saudara2 kita dan orang-orang Kudus (Efesus 6 : 18-19) dan Saudara telah menjadi Kawan Sekerja Allah, dan Tuhan akan membukakan rahasia2 dan memberitahukan hal-hal yang kau tidak ketahui (Yeremia 33:3)
Ketika Saudara mulai merasakan beban atau kebutuhan utk berdoa bagi seseorang , maka yakinlah bahwa Tuhan Yesus/Roh Kudus ada mempunyai rencana atas keselamatan orang tsb dengan membuat Saudara menjadi Mitra dalam doa akan membuat dampak yang berpengaruh atas orang yang didoakan utk diselamatkan.
Tindakan Pendoa Syafaat adalah untuk :
  • Peperangan : Berhadapan dengan setan, dan menguasainya dalam nama Tuhan Yesus Kristus mewakili orang atau daerah yang kita doakan.
  • Mengerang : Berhadapan dengan Bapa Surgawi mewakili seseorang melalui ratap tangis, berdoa, memohon untuk seperti orang tsb.
Pengaruh dan Kuasa seorang pendoa syafaat : Pendoa syafaat sejati selalu datang menghadap Tuhan mewakili orang2 lain
Aku mencari ditengah-tengah mereka seorang yang hendak mendirikan tembok atau yang mempertahan negeri itu dihadapanKU, supaya jangan Kumusnahkan, tetapi AKU tidak menemuinya. Yehezkiel 22 : 30
Didalam Alkitab perjanjian lama ada contoh seorang tokoh Abraham sebagai pendoa syafaat untuk menyelamatkan kota Sodom dan Gomora, bagaimana Abraham tawar menawar dengan Allah yang hendak membinasakan kedua kota tsb.
Disini kita dapat mengetahui betapa Allah menghargai seorang Pendoa Syafaat, walaupun toh Sodom dan Gomora achirnya dihancur leburkan oleh Allah karena disana tidak ada orang benar kurang dari 10 orang, dan Allah sebelumnya membuka rahasia rencanaNya utk memusnahkan kedua kota tsb. kepada Abraham /pendoa syafaat (Kejadian 18 : 17), jadi sangatlah mulia seorang pendoa syafaat dihadapan Tuhan, yang membuat Tuhan berpikir dan membicarakan rahasia2 rencanaNya pada pendoa syafaat.
Dan Allah yang menyelidiki hati nurani, mengetahui maksud Roh itu, yaitu bahwa IA, sesuai dengan kehendak Allah, berdoa untuk orang-orang kudus. Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikn bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah (Roma 8 : 27-28).
Bagaimana doa-doa syafaat dipanjatkan dan tepat sasaran:
  • Doa syafaat harus mengalir keluar dari hati yang terjalin dengan Allah secara terus menerus sebagai pekerjaan runtinitas yang perlu dikerjakan karena Tuhan yang menaruh beban2 doanya dengan tidak jemu2nya.
  • Doa syafaat bukan Pertemuan Doa seperti yang biasa dalam event2 KKR hanya tampak ceremonial saja, Tetapi Gaya Hidup yang mempunyai hubungan dengan Tuhan Yesus sebagaimana Dia sedang berdoa syafaat Kepada Bapa menjadi perantara antara manusia dengan Bapa Surgawi (Roma 8 : 34)
  • Doa syafaat adalah kemitraan dengan Tuhan Yesus bukan pertunjukan seperti dalam concert doa, dan berdoa atas Apa yang menjadi pikiran Roh Allah, tidak tergantung pada berapa lama kita berdoa, atau pakai metode-metode utk berdoa.
  • Pendoa sejati mulai dari dalam hati Bapa yang ditanamkan kedalam pendoa syafaat melalui Roh Kudus(Roma 8 : 26).
  • Pendoa Syafaat sejati adalah seorang pendamai Dan buah yang terdiri dari kebenaran ditaburkan dalam damai untuk mereka yang mengadakan damai (Yakobus 3 : 18).
Mari kita jadikan doa sebagai Gaya Hidup orang percaya, minta kepada Roh Kudus untuk menuntun kita dalam doa, agar Tuhan menyingkapkan rahasia-rahasia yang direncanakan untuk negeri kita ini, kita mulai berdoa untuk Saudara2, orang tua, Tetangga dan teman-teman terlebih mereka yang belum mengenal Tuhan Yesus. Tuhan memberkati!

Apakah Doa Syafaat Itu?


Doa adalah Nafas Rohani Untuk Menguatkan Roh Kita
Sebelum mempelajari tentang doa syafaat, kita harus bertanya terlebih dahulu, "Apakah doa itu? Apa pikiran Anda tentang doa?". Kita dapat mengemukakan bermacam-macam jawaban, tetapi hubungan atau keterkaitannya hampir sama. Doa adalah percakapan rohani dengan Tuhan, yaitu saat kita berbicara kepada Tuhan dan Dia menjawab atau saat Tuhan berbicara kepada kita, dan kita menjawab. Itulah yang disebut doa. Doa bukan percakapan satu arah. Dan kita tahu, dalam Alkitab tertulis, "Tetaplah berdoa" (I Tes 5:17).
Dalam tubuh kita, "organ"yang terus bekerja dan tidak pernah berhenti adalah jantung. Siapapun mengetahui hal itu. Kalau jantung kita berhenti, semua organ di dalam tubuh kita juga berhenti. Doa adalah nafas rohani, sama seperti kerja jantung. Kalau doa berhenti, kehidupan rohani kita juga berhenti. Kehidupan doa seperti peredaran darah yang bersikulasi di dalam tubuh kita. Tenaga yang baru, tersedia untuk hidup kita sewaktu darah beredar atau bersikulasi di dalam tubuh sambil menyaring semua kotoran. Doa juga memperbaharui dan membersihkan bagian yang sudah kotor. Doa adalah sarana untuk menyucikan dan membersihkan diri kita, ini merupakan keinginan Tuhan. Doa adalah nafas rohani untuk memeperkuat roh kita.
Syafaat
Sekarang kita menyelidiki tentang syafaat. Syafaat berarti datang di hadapan Tuhan dengan tujuan menggantikan posisi seseorang. Saya ingin Anda mempercayai bahwa Tuhan Yesus adalah seorang yang menggantikan posisi kita di hadapan Allah untuk selama-lamanya. Firman Tuhan berkata, "Demikian juga Roh membantu kita dalam kelemahan kita; sebab kita tidak tahu, bagaimana sebenarnya harus berdoa; tetapi Roh sendiri berdoa untuk kita kepada Allah dengan keluhan-keluhan yang tidak terucapkan" (Roma 8:26). Ingatlah, Roh Kudus membimbing kita supaya dapat berdoa.
Perantara (Intercession)
Syafaat diekspresikan dalam bahasa Inggris sebagai kata "intercession." Arti kosakata ini adalah berdiri di antara dua orang, seperti saya berada dalam kelompok itu, yaitu saya berdiri di antara dua orang yang datang bersama di hadapan Tuhan. Penjelasan yang lain, syafaat adalah berdoa di hadapan Tuhan dengan menggunakan haknya agar menerima rahmat Tuhan. Orang-orang yang mempunyai hak, akan berdoa
Siapakah Pendoa Syafaat?
Pendoa syafaat adalah seseorang yang datang mendekat dan berdoa di hadapan Tuhan untuk menggantikan posisi orang lain yang sudah jauh dari Tuhan atau hidup tanpa Tuhan. Jadi sebelum berdoa untuk orang lain, pendoa syafaat harus sudah mendapat pengampunan dosa dari Tuhan.
Kita tahu bahwa pendoa syafaat adalah seseorang yang datang di hadapan Tuhan dengan membawa haknya. Hak-hak pendoa syafaat itu diterima dari Tuhan yang dimulai dari pengampunan dosa sampai menjadi anak Tuhan. Dan karena sudah mendapat pengampunan dosa maka kita dapat membimbing orang lain untuk mendapat pengampunan dosa juga. Prinsip yang sama dengan hal ini adalah anugerah, kasih, rahmat Tuhan dan mengampuni tanpa syarat.
Kita sudah banyak diampuni oleh Tuhan. Ingat perumpamaan, jika kita mempunyai hutang sepuluh ribu talenta dan dihapuskan, apa yang akan kita lakukan kepada orang yang berhutang seratus dinar? Hal ini sama seperti saya yang seharusnya dilemparkan ke dalam api neraka yang kekal (berhutang besar), tetapi karena menerima Yesus Kristus kemudian diampuni oleh Tuhan, lalu sekarang apa yang harus saya lakukan kepada orang lain yang melakukan kesalahan kecil kepada saya (berhutang kecil)? Jadi, orang yang mempunyai pengalaman diampuni dan menerima pengampunan dari Tuhan, dapat mengampuni orang lain tanpa syarat. Orang seperti itu sajalah yang dapat berdoa syafaat untuk orang lain.
Lalu bagaimana cara dapat berdoa dengan sepenuh hati? Sama seperti hal tadi, yaitu jika kita sudah menerima kasih Tuhan tanpa syarat, maka kita dapat berdoa untuk orang lain dengan kasih tanpa syarat. Seseorang yang sudah menerima kasih Tuhan dapat mengetahui dan mengerti konsep kasih. Kasih itu bukan cinta yang sering dikatakan oleh semua orang. Seseorang dapat mengasihi tanpa syarat dan berdoa tanpa syarat jika sudah menerima kasih Tuhan yang tidak pernah berubah. Sebagai pendoa syafaat kita harus memperhatikan hal-hal ini. Pada saat berdoa di hadapan Tuhan jangan melakukan dengan syarat. Karena pendoa syafaat yang menerima kasih dari Tuhan tanpa syarat harus dapat berdoa tanpa syarat untuk negara yang belum pernah dikunjungi, yang bahasa dan sukunya tidak diketahui.
Dalam kitab Ester ada empat tokoh penting. Tokoh pertama adalah ratu Ester, tokoh kedua adalah Ahasyweros, seorang raja. Tokoh ketiga adalah Mordekhai, saudara dari ayah Ester yang membantu Ester. Tokoh keempat adalah Haman, seorang perdana mentri yang melakukan apa saja untuk memuaskan hasratnya. Jika kita menyeldiki hal tersebut dari pandangan doa syafaat, maka ratu Ester melambangkan pendoa syafaat, Mordekhai melambangkan Roh Kudus, Ahasyweros melambangkan Tuhan dan Haman melambangkan setan yang membunuh dan menghancurkan. Kita dapat mengetahui kisah mereka melalui kitab Ester. Pada saat semua suku Israel berpuasa dan berdoa sehati, maka nasib mereka berubah dan lolos dari kematian.
Melalui bangkitnya "Gerakan Doa Syafaat Bersama’, maka Tuhan menggenapi janjiNya menghidupkan orang yang mati dan membinasakan pembunuh. Doa syafaat mengubah sejarah dengan cara demikian. Hal itu harus kita percayai dan alami. Karena bukanlah sifat doa syafaat yang sesungguhnya jika berpikir bahwa wilayah atau apa saja dapat diubahkan dan digenapi hanya melalui satu orang yang sudah diubah dan menerima kuasa. Saya berharap semua orang Kristen di dunia bersatu dan berdoa kepada Tuhan untuk memulihkan dunia ini. Jika demikian, bagaimana hati seorang pendoa syafaat dapat datang kepada Tuhan?
Untuk itu, kita menyelidiki di dalam Alkitab mengenai ciri-ciri orang yang dipakai Tuhan dengan luar biasa. Kita dpaat mengetahui bahwa mereka semua adalah pendoa syafaat. Jika kita dapat memilih seseorang yang mempunyai iman yang luar biasa, tentunya dia adalah pendoa syafaat di hadapan Tuhan. Dia dapat berdoa untuk orang lain, mendengar suara Tuhan dan menaati kehendak Tuhan. Tuhan ingin membimbing zaman ini melalui mereka.
Abraham adalah Pendoa Syafaat yang Mengagumkan
Sebagai pendoa syafaat Abraham muncul dalam kitab Kejadian 18:22-33. Namun kita akan mempelajari mulai pada Kejadian pasal 12 saat pertama kali Abraham mendengar suara Tuhan lalu dia pergidari negerinya, sanak saudaranya, rumah dan harta bapaknya serta hanya mempunyai harta yang ada padanya. Kemudian karena menaati firmanNya, Tuhan memberkati Abraham dengan melimpah.
Keponakannya yang bernama Lot juga ikut bersama-sama dengan Abraham dan Lot pun diberkati oleh Tuhan. Tetapi pada suatu saat di antara kedua orang tersebut muncul persoalan oleh karena harta mereka yang sangat banyak. Sperti juga kita yang kadang-kadang berpikir jika harta semakin banyak, maka karya Tuhan semakin baik. Tetapi kita harus ingat bahwa ada kemungkinan hasilnya lebih buruk daripada waktu yang lalu. Umat Allah yang ingin menjadi pendoa syafaat harus sadar dan bangun dari lamunan keduniawian bahwa harta menyelesaikan segala masalah: Harta dapat menjadi berhala.
Kuasa Tuhan yang Maha Kudus dapat membuat sesuatu yang tidak mungkin menjadi mungkin. Walaupun keadaan pendoa syafaat lemah dan tidak lebih baik, dia harus mempercayai bahwa dia berkenan di hati Tuhan dan berdoa sesuai dengan pokok doa yang diinginkan Tuhan sehingga dia dapat dipakai dengan dahsyat. Walaupun demikian pada saat kedua orang tersebut berpisah, Abraham menyesali hal itu. Tetapi di dalam Alkitab tertulis bahwa persoalan tersebut tidak menjadi masalah untuk Abraham. Perlu diingat apa yang dilakukan oleh Abraham pada saat terjadi peperangan di Sodom dan Gomora. Setelah beberapa saat Lot pindah ke kota tersebut, Abraham pergi ke tempat peperangan itu untuk menyelamatkan Lot. Dari hal ini kita harus mengambil pelajaran mengenai hati Abraham yang menolong Lot. Apakah Anda bersukacita jika orang yang memfitnah dan mengecewakan Anda menderita kesusahan? Anda harus berdoa supaya perasaan seperti itu hilang karena seorang pendoa syafaat yang sungguh-sungguh harus mampu berdoa untuk memberkati orang yang telah menganiaya. Tuhan juga berfirman, "Tetapi Aku berkata kepadamu: Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu" (Mat 5:44). Tetapi untuk melakukan firman Tuhan ini tidaklah mudah. Hal tersebut jarang terjadi karena mengasihi musuh biasanya hanya dalam hati saja. Tetapi kalau firman ini dapat mengubahkan diri kita maka kita dapat mengasihi.
Setelah Lot diselamatkan dalam peperangan, Tuhan berfirman akan memusnahkan semua tanah Sodom oleh karena dosa mereka. Sodom dan Gomora akan dimusnahkan karena Tuhan tidak menemukan sepuluh orang benar. Kita akan mengamati apa yang didoakan oleh Abraham untuk menyelamatkan Lot di hadapan Tuhan.
Berdoa dengan Iman
Pertama, berdoa dengan iman. Abraham adalah seorang pendoa yang berima580Ia berdoa dengan sikap yang mengakui keadilan Tuhan, yaitu menghadap Tuhan dengan iman bahwa apa yang dijanjikan oleh Tuhan menurut firman Allah akan digenapi. Allah berkenan terhadap doa yang didoakan oleh orang yang beriman. Alkitab menyaksikan hal itu. Allah menghendaki doa seorang yang percaya bahwa yang didoakan akan diterima. Allah berkenan ketika kita menanggapi hal yang didoakan. Allah mendengar doa orang yang dilakukannya dengan iman. Tetapi Aku berkata kepadamu: "Pada hari penghakiman, tanggungan Tirus dan Sidon akan lebih ringan daripada tanggunganmu. Dan engkau Kapernaum, apakah engkau akan dinaikkan sampai ke langit? Tidak, engkau akan diturunkan sampai ke dunia orang mati! Karena jika di Sodom terjadi mujizat-mujizat yang telah terjadi di tengah-tengah kamu, kota itu tentu masih berdiri sam pai hari ini. Tetapi Aku berkata kepadamu: "Pada hari penghakiman, tanggungan negeri Sodom akan lebih ringan daripada tanggunganmu" (Mat 11:22-24). "… dan apa juga yang kamu minta dalam namaKu, Aku akan melakukannya, supaya Bapa dipermuliakan di dalam Anak. Jika kamu meminta sesuatu KepadaKu dalam namaKu, Aku akan melakukannya" (Yoh 14:13-14). "Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firmanKu tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya" (Yoh 15:7).
Abraham dibenarkan karena iman. Pada waktu Abraham berdoa syafaat untuk Lot, doa itu dijawab dan digenapi oleh Tuhan. Tanah Sodom dan Gomora diselamatkan oleh Tuhan melalui doa syafaat Abraham dan Lot pun tidak tahu tentang hal itu. Tetapi Abraham tidak berkata, "Karena saya berdoa maka Lot dapat diselamatkan." Tetapi dia mengucap syukur kepada Tuhan.
Doa Orang Benar Hanya Merenungkan Tuhan
Saya berharap ketika pendoa syafaat berdoa untuk orang lain jangan menonjolkan kebenarannya sendiri, karena dia mendapat jawaban dari Tuhan dan bersukacita tentang hal itu. Juga bersyukurlah dengan sungguh-sungguh, karena Tuhan mendengar doa kita dan melakukan "revival." Nama Tuhan ditinggikan jika doa orang yang benar tidak menonjolkan kebenarannya sendiri tetapi hanya menonjolkan kebenaran Tuhan.
Sebagai pendoa syafaat kita mendapat banyak pengalaman rohani dan sudah seharusnya pendoa syafaat bersyukur kepada Tuhan dan meninggikan nama Tuhan. Jika kita berdoa untuk orang lain, mereka juga akan mendapat pengalaman rohani samapa seperti yang kita alami. Ingat, jangan menghakimi orang lain ataupun membatasi karya Tuhan yang mau memakai kita. Caranya, sejak awal kita harus bersyukur karena diberi kuasa dan kasih karunia dari Tuhan untuk dipakai sebagai alatNya.
Selain itu, yang diinginkan oleh Tuhan dengan berdoa kita dapat terus menerus mempertahankan kasih karunia dan kuasa yang ada di dalam hati. Oleh karena iman orang benar yang memiliki motivasi, tujuan serta pengharapan yang sesuai dengan kehendak Tuhan, akan menghasilkan doa yang benar. Kita harus mengetahui tujuan berdoa. Jika tujuan itu hanya untuk kehormatan, kekayaan, kekuasaan, dan jumlah pertambahan jemaat saja, maka hal itu akan menjauhkan kita dari Tuhan. Tetapi doa yang mempunyai tujuan,alas an dan pengharapan yang jelas dapat menggerakkan sejarah kekristenan pada masa lalu dan sanggup bertahan karena pendoa syafaat tidak goyah terhadap kesulitan apa saja. Contohnya, gerakan Kebangunan Rohani di Inggris yang dimulai oleh Wesley, awalnya hanya melibatkan sekitar 20 orang pendoa syafaat.
Perintah untuk beriman kepada Tuhan juga tertulis dalam kitab Markus. Supaya dapat berjalan bersama Allah, kita harus mempunyai iman sesuai dengan tingkat iman yang sudah diberikan Tuhan. Jika kita melakukannya sesuai tingkat iman yang sudah diberikan oleh Tuhan, maka tidak akan ada masalah. Tetapi jika seseorang merasa mempunyai tingkat iman tertentu yang ternyata melebihi tingkat iman pemberian Tuhan, maka kehidupan rohaninya menjadi bermasalah. Melalui orang yang taat, Tuhan menggenapi terjadinya gerakan Kebangunan Rohani yang dahsyat yang mengubahkan dunia ini. Contohnya, hamba yang mempunyai dua talenta, walaupun dipercayakan sedikit, tetapi dia menaati untuk menjalankannya dengan jumlah iman tertentu yang sesuai. Di lain pihak, walaupun mempunyai lebih banyak talenta, tetapi dipakai untuk memuaskan hawa nafsunya sendiri, menyebabkan ke hidupan rohaninya hancur sehingga Tuhan tidak berkenan. Tuhan tidak menjawab doa yang didasari hawa nafsu dan hasrat. Kita harus menyadari bahwa berdoa dengan hasrat dan ambisi manusia, dapat menjadi peluang untuk roh jahat melakukan kejahatan. "Atau kamu berdoa juga, tetapi kamu tidak menerima apa-apa, karena kamu salah berdoa, sebab yang kamu minta itu hendak kamu habiskan untuk memuaskan hawa nafsumu" (Yak 4:3).
Berdoa Dengan Rendah Hati
Kedua, berdoa dengan rendah hati. Rendah hati dapat diartikan sebagai kemurnian dan kelemahlembutan. Kita akan mempelajari Abraham yang adalah nenek moyang orang beriman. Dia adalah "prototype"(gamabar awal) Yesus Kristus yang memberikan teladan kerendahan hati. Abraham menyahut, "Sesungguhnya aku telah memberanikan diri berkata kepada Tuhan, walaupun aku debu dan abu" (Kej 18:27). Bagaimana cara Abraham dapat berbicara seperti itu di hadapan Tuhan? Hal itu menunjukkan walaupun Abraham melihat dirinya tidak baik, tetapi dengan berani meminta kepada Tuhan dengan sungguh-sungguh. Dia dengan berani meminta karena Tuhan membenarkan, memilih dan menjadikannya anak Tuhan serta membimbingnya. Kata-kata "Walaupun aku debu dan abu"menunjukkan sifat kerendahan hati yang sungguh di hadapan Tuhan.
Alkitab memberikan tekanan khusus pada kerendahan hati dan tinggi hati. Dalam Amsal 18:12 tertulis, "Tinggi hati mendahului kehancuran, tetapi kerendahan hati mendahului kehormatan." Rendah hati juga berkaitan dengan kelembutan hati. Kelembutan hati di dalam Alkitab berarti orang yang bergaul karib dengan Tuhan. Abraham adalah orang yang bergaul karib dengan Tuhan. Jika Tuhan memerintahkan kepada Abraham, "Pergi," maka dia pergi, dan jika, "Jangan pergi," maka Abraham tidak pergi.
Bandingkanlah kuda liar dan kuda jinak, yang mana lebih cepat larinya? Sewajarnyalah, kuda liar berlari lebih cepat dibanding kuda jinak, namun tidak ada seorangpun yang mau menunggang kuda liar. Sebab jika kuda jinak disuruh oleh pemiliknya, "Pergi," maka kuda itu pergi, dan jika,"Berhenti," kuda itupun berhenti. Kuda liar memang berlari lebih cepat, tetapi tidak menaati pemiliknya, hanya berlari sesuai dengan keinginannya. Demikian juga kehidupan kerohanian kita, dapat menjadi rendah hati oleh bimbingan Roh Kudus yang melatih kita. Arti yang lain dari rendah hati adalah kemurnian hati.
"Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah kepadaKu, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan" (Mat 11:29).
"Sebab mata Tuhan tertuju kepada orang-orang benar, dan telingaNya kepada permohonan mereka yang minta tolong, tetapi wajah Tuhan menentang orang-orang yang berbuat jahat" (I Petrus 3:12).
Rendah hati berarti kemurnian, kemurnian adalah kesederhanaan (Bahasa Inggris: "simple’). Semakin murni, semakin tidak bercampur dengan unsure lain. Hampir semua orang di dalam Alkitab yang beriman besar adalah orang yang sederhana cara berpikirnya. Jika mereka diperintahkan Tuhan, "Pergi," pasti pergi. Kalau Tuhan berkata kepada mereka A, maka mereka mengakui hal itu akan menjadi A. Tetapi orang yang rumit cara berpikirnya akan kehilangan iman yang besar karena mereka sering mempertanyakan alasan dari perkataan Tuhan. Kita dapat memperoleh kemurnian melalui berdoa. Jika Anda ingin kemurnian dari Tuhan, berdoalah demikian,
"Tuhan, tolong hapuskan perkara yang tidak Tuhan inginkan dari hati dan pikiran saya. Saya ingin hidup seperti yang Tuhan inginkan. Tolong hapuskan juga hal-hal yang menghalangi untuk maju di hadapan Tuhan dengan rendah hati, baik yang ada di dalam hati, pikiran dan kehidupan saya. Tolong pimpin saya supaya dapat melayani Tuhan dengan hati yang murni."
Kita tidak dapat berdoa syafaat tanpa kerendahan hati. Saya pernah berdoa untuk setiap negara melalui informasi dari buku. Saya berdoa untuk tempat yang tidak saya ketahui sama sekali sebagai sasaran visi dan misi sambil menangis dan berteriak kepada Tuhan. Selesai berdoa saya tidak merasa sedih, jengkel atau sakit hati walaupun tadi menangis dan berteriak. Hal itu terjadi karena Roh Kudus memberikan hati seperti itu di dalam hati saya. Jika saya berdoa sebenatar saja di dalam hati, Roh Kudus mengijinkan saya merasakan hati Tuhan.
Berdoa Dengan Berani
Ketiga, berdoa dengan berani. Tuhan ingin memakai kita untuk berdoa syafaat, supaya tidak membatasi Tuhan untuk hal itu, kita harus mempunyai hati yang berani.
Katanya, "Sesungguhnya aku telah memberanikan diri berkata kepada Tuhan. Sekiranya dua puluh didapati disana?" FirmanNya: "Aku tidak akan memusnahkannya karena yang dua puluh itu" (Kej 18:31).
Ayat tersebut menunjukkan sebuah jalan keluar yang memenangkan setiap peperangan rohani atau perjuangan rohani. Melalui orang beriman, Tuhan ingin memberikan kemenangan. Kepada orang yang rendah hati Tuhan mencurahkan anugerah dan kuasa, namun Tuhan juga ingin memakai orang yang berani. Tuhan tidak dapat memakai orang yang tidak berani karena orang itu setiap hari ragu-ragu walaupun dia mempunyai anugerah dan kuasa. Perkataan Abraham "Aku berani meminta"dapat diganti dengan "Aku berani berdoa di hadapan Tuhan."
Pada saat Tuhan Yesus memanggil murid-muridNya, Dia berkata "Ikutlah Aku"bukan untuk orang yang diam dan duduk saja. Tetapi Tuhan memanggil Matius, seorang pemungut cukai dan Petrus yang menjahit jala supaya dapat menjala ikan di laut dengan hati yang tulus. Jadi Tuhan memilih dan memakai orang yang mempunyai ketulusan hati dengan pekerjaan sendiri. Tuhan sudah melihat kemungkinan orang itu maka Tuhan meminta meninggalkan semua hal itu sekarang supaya dapat melihat keberaniannya. Tuhan ingin mengamati apakah dia berani mengikuti Tuhan dengan iman. Tuhan ingin kita taat kepadaNya. Setelah Tuhan menumbuhkan iman Abraham, Tuhan memerintahkan untuk mempersembahkan Ishak supaya dapat melihat ketaatan Abraham. Maka dapat disimpulkan "tidak taat adalah tanda tidak beriman."
Pada saat Roh Kudus menggerakkan hati kita, saat menginginkan kita berdoa, tetapi jika kita tidak menaati karena memikirkan keadaan dan kondisi kita, apa yang akan terjadi? Tuhan mencari orang taat yang menanggapi dengan segera dan melalui orang itu Tuhan selalu menggenapi karyaNya. Pada saat mendengar musik dan mengemudikan mobil, di rumah maupun di gereja, kapan saja dan di manapun, Tuhan meminta keberanian dan ketaatan kita. Tuhan ingin kita mempunyai keberanian yang tidak goyah. Tanpa iman dan keberanian kita tidak dapat melayani pengusiran setan dan berdoa untuk orang sakit. Kalau tidak siap, kita akan mendapat masalah sendiri pada saat mendoakan. Antara berteriak karena merasa takut dan berteriak karena merasa berani saat mengusir setan merupakan tingkatan yang berbeda. Menyadari keinginan Tuhan me mbuat kita berani. Kita akan menyelidiki hal itu lebih dalam pada bagian kedua.
Berdoa untuk Komunitas
Keempat, berdoa untuk komunitas. Abraham berdoa untuk Lot dan orang-orang yang tinggal di dalam kota itu.
"Bagaimana sekiranya ada lima puluh orang benar dalam kota itu? Apakah Engkau akan melenyapkan tempat itu dan tidakkah Engkau mengampuninya karena kelima puluh orang benar yang ada didalamnya itu? Jauhlah kiranya daripadaMu untuk berbuat demikian, membunuh orang benar bersama-sama dengan orang fasik, sehingga orang benar itu seolah-olah sama dengan orang fasik! Jauhlah kiranya yang demikian daripadaMu! Masakan Hakim segenap bumi tidak menghukum dengan adil?" Tuhan berfirman: "Jika Kudapati lima puluh orang benar dalam kota Sodom, Aku akan mengampuni seluruh tempat itu karena mereka. Abraham menyahut:"Sesungguhnya aku telah memberanikan diri berkata kepada Tuhan, walaupun aku debu dan abu. Sekiranya kurang lima orang dari kelima puluh orang benar itu, apakah Engkau akan memusnahkan seluruh kota itu karena yang lima itu?" FirmanNya, "Aku tidakmemusnahkannya jika Aku dapati emapat puluh lima di sana!" (Kej 18:24-28).
Di dalam ayat tersebut kita dapat melihat bahwa oleh karena Lot, Abraham berdoa syafaat untuk semua orang dalam kota itu. Sebagai hamba Tuhan yang diberkati, kemanapun Abraham pergi maka daerah itu diberkati dan orang di sekelilingnya juga mendapat berkat. Ini adalah dalah satu prinsip berkat. Prinsip itu diterapkan oleh Yusuf. Saya berharap prinsip ini juga terjadi karena pendoa syafaat yang berdoa, sehingga tempat yang mereka kunjungi dan doakan serta orang yang bersama dengan mereka diberkati dan semuanya berjalan dengan baik.
Suatu saat walaupun pendoa syafaat tidak mendapat keuntungan dari hal tersebut, namun karena berguna untuk komunitas dan kerajaan Allah, maka dia harus berdoa. Saat itulah akan kita sadari bahwa Tuhan menumbuhkan iman kita hingga tingkat tertentu. Kita mampu berdoa dengan hati yang melingkupi seluruh dunia pada saat kita terus menerus berdoa seperti itu. Kita tahu hati manusia sangat penuh dengan keinginan. Meskipun kekayaan, kehormatan dan kenikmatan dimasukkan semuanya di dalam hati, tetapi tidak pernah merasa puas. Ini adalah sifat manusia. Bahkan untuk mendapatkan lebih banyak, hati manusia memberontak. Tetapi saya mengucap syukur karena hati kita yang besar sudah dipenuhi oleh Tuhan pencipta dunia ini. Pada saat Tuhan masuk ke dalam hati, maka bagian kosong hati kita dapat diisi. Selain memiliki hati yang melingkupi dunia, Kitadapat berdoa juga supaya Tuhan yang memiliki dan mengawasi berlangsungnya sejarah dunia. Saya berharap para pendoa syafaat akan berdoa seperti poin-poin tersebut. Sehingga oleh iman kita menerima hati Tuhan, berdoa dalam jamahan Roh Kudus, membaca Alkitab dan mendengarkan suara Tuhan. Sebagaimana Abraham yang berdoa sesuai kehendak Tuhan dengan iman dan kemurnian hati untuk satu bangsa di hadapan Tuhan.
Berdoa dengan Kesabaran dan Ketekunan
Kelima, berdoa dengan kesabaran dan ketekunan. Abraham berdoa dengan kesabaran dan ketekunan untuk keselamatan keponakannya, yaitu Lot dan kota Sodom. Di sepanjang perjalanan doa saya pernah melihat banyak orang yang menyerah dan berhenti. Pada saat Tuhan sudah mendengar doa kita dan menanggapi, kita sangat mudah berhenti mendoakan hal itu. Begitu bodohnya jika melakukan hal itu. Kesabaran diperlukan seorang pendoa syafaat untuk dapat dengan senang hati menunggu sampai mendapat tanggapan Tuhan. Nikmatilah berdoa dengan kesabaran dan ketekunan sampai menerima tanggapan Tuhan dan dapat merasakan kebahagiaan yang dulu tidak pernah dibayangkan.
Sebagai kesimpulan, kita akan mengelompokkannya dalam beberapa bagian. Melalui doa Abraham kita akan menyelidiki sikap seorang pendoa syafaat, antara lain:
Pertama, pendoa syafaat adalah orang yang menolong orang lain, sehingga orang tersebut yang sudah jauh dari Tuhan menjadi orang yang mengenal Tuhan, lalu mau mendatangi Tuhan dan akhirnya mereka mendekat lagi kepada Tuhan.
Kedua, pendoa syafaat harus berdoa untuk orang yang belum mempunyai keselamatan supaya memperoleh keselamatan. Kalau ada orang yang sakit dan penyakitnya mengganggu hubungannya dengan Tuhan, maka dia harus berdoa kepada Tuhan supaya orang itu sembuh.
Ketiga, jika roh jahat mengikat seseorang, maka pendoa syafaat harus mengikat roh jahat dan mengusirnya. Tuhan akan memberitahu pendoa syafaat jika seseorang karena luka hati tidak menerima anugerah Tuhan dengan sepenuhnya. Oleh karena itu pendoa syafaat dapat membimbing mereka di hadapan Tuhan karena Tuhan siap mencurahkan kuasa yang dapat menyembuhkannya Saya berdoa supaya kehendak Tuhan yang mengagumkan dapat digenapi
Yesus Pengantara yang Kekal untuk Umat Manusia
Kita dapat mempelajari di dalam Alkitab Perjanjian Lama. Saat kita berdoa untuk orang lain, maka gerakan Kebangunan Rohani pasti digenapi. Contohnya, saat Abraham bertindak sebagai pngantara dan berdoa untuk keponakannya Lot, maka gerakan kebangkitan dimulai dan keselamatan diterima. Pada saat Musa bertindak sebagai pngantara dan berdoa untuk orang Israel yang berdosa di hadapan Tuhan, gerakan Kebangunan Rohani juga terjadi dan keselamatanpun diterima.
Sedangkan di dalam Alkitab Perjanjian Baru, pada saat para jemaat berdoa dengan kesungguhan untuk Petrus yang dimasukkan ke dalam penjara, maka malaikat menyelamatkan dia. Paulus dan Silas didukung dari belakang oleh pendoa syafaat yang terus menerus berdoa. Di dalam suratnya rasul Paulus meminta jemaat terus menerus berdoa untuk dirinya. Walaupun kuasa dari Tuhan sudah banyak diterima Paulus dengan berdoa sendirian tetapi segalanya tidak dapat digenapi. Paulus dapat menggenapi pekerjaan kebangkitan Tuhan yang dahsyat melalui pendoa syafaat yang terus menerus berdoa di sekelilingnya tanpa dilihat. Seperti itulah pelayanan doa syafaat, bisa menghidupkan jiwa yang sedang mengalami kematian, bisa melakukan salah satu bagian peranan yang penting untuk pekerjaan Tuhan. Jika demikian siapa yang paling banyak melakukan pelayanan doa syafaat?
"Karena itu Ia sanggup juga menyelamatkan dengan sempurna semua orang yang oleh Dia datang kepada Allah. Sebab Ia hidup senantiasa untuk menjadi pengantara mereka" (Ibr 7:25).
Kita dapat mengetahui melalui ayat tadi bahwa Yesus Kristus senantiasa berdoa untuk kita di sebelah kanan tahta Allah. Itu berarti pengantara kekal kita adalah Yesus Kristus. Sementara tinggal di bumi ini menjadi seperti Yesus Kristus adalah kerinduan kita. Lalu bagaimana caranya? Yaitu dengan menaati dan meneladani pelayanan yang dilakukan oleh Yesus Kristus. Langkah pertama menjadi pengantara seperti Yesus Kristus dan langkah berikutnya dengan meneladani pelayanan Yesus Kristus.
Yesus meruntuhkan tembok dosa yang menghalangi hubungan manusia dengan Tuhan, sehingga menghancurkan manusia. Saat Yesus berada di dunia, Dia juga menjadi pendoa syafaat supaya orang yang percaya kepada Yesus dapat masuk sorga. Selain itu, Tuhan Yesus mengaruniakan Roh Kudus kepada orang yang percaya setelah Tuhan mati dan dibangkitkan. Siapapun yang percaya, dapat menerima Roh Kudus sebagai anugerah ini.
Roh Kudus Pendoa Syafaat untuk Kita
Muncul pertanyaan dalam hati kita, siapakah saksi yang dapar membuktikan bahwa Yesusmendoakan kita? Roh Kudus adalah saksi itu. Dia memberikan kesaksian di dalam hati bahwa Tuhan Yesus adalah Kristus, dan sungguh-sungguh adalah pendoa syafaat kita. Selain sebagai saksi, Roh Kudus juga berdoa untuk kita di dalam hati.
"Demikian juga Roh membantu kita dalam kelemahan kita; sebab kita tidak tahu, bagaimana sebenarnya harus berdoa; tetapi Roh sendiri berdoa untuk kita kepada Allah dengan keluhan-keluhan yang tidak terucapkan. Dan Allah yang menyelidiki hati nurani, mengetahui maksud Roh itu, yaitu bahwa Ia, sesuai dengan kehendak Allah, berdoa untuk orang-orang kudus." (Roma 8:26-27)
Firman Tuhan tadi memberi kesaksian bahwa Roh Kudus juga berdoa untuk kita. Bagaimana kita dapat mengetahui saat hal itu terjadi? Yaitu pada saat hati kita disegarkan dengan membaca firman Tuhan atau ada kebebasan di dalam hati saat kita memuji Tuhan. Contoh, saya pernah melihat seseorang yang kerasukan setan disembuhkan pada saat memuji Tuhan. Kita juga pernah menangis saat berdoa, memuji atau mendengar firman Tuhan, walaupun tidak ada alasannya. Atau apakah anda pernah mengalami damai sejahtera yang mengalir di dalam hati? Itulah yang terjadi saat Roh Kudus mendoakan kita, dan kita juga tidak menyadari bahwa kita ikut melakukan pekerjaan Roh Kudus, di dalam hati kita. Kalau kehidpan kita tidak mengecewakan Roh Kudus dan tinggal dalam kehendakNya yang penuh dengan sukacita, maka Roh K udus akan menghilangkan keraguan di dalam hati kita. Dia akan mendorong kita untuk dapat berdoa serta menolong untuk menjalin hubungan lebih mendalam dengan Tuhan, sehingga memperoleh pokok doa yang diinginkan Tuhan.
Pada saat menjalin hubungan lebih mendalam dengan Roh Kudus, kita dapat mendoakan apa yang menjadi kehendak Tuhan dan apa yang harus kita lakukan di dunia ini terhadap bangsa dan generasi agar lebih maju. Saya berharap, kita dapar berdoa kepada Tuhan untuk memulihkan keadaan rohani bangsa ini dan semua pekerjaanNya sekali lagi. Saya berangan-angan menjadi pendoa syafaat yang menginjili dunia dan pada saat itu kita akan mengalami karya Tuhan yang luar biasa, sebab Tuhan sendiri yang melakukan pekerjaanNya itu.
Sumber: Full Gospel Indonesia